
Salatiga 13 Mei 2026, HMPS Program Studi Tadris IPA sukses menyelenggarakan Seminar Karya Tulis Ilmiah (KTI) bertema “Membangun Budaya Akademik melalui Karya Tulis Ilmiah” sebagai acara puncak dari rangkaian pelatihan yang sebelumnya telah dilaksanakan pada 30 April dan 9 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperkuat kemampuan akademik sekaligus meningkatkan pemanfaatan teknologi dalam penyusunan karya tulis ilmiah.

Acara diawali dengan sambutan dari Kaprodi Tadris IPA, Dr. Peni Susapti, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kegiatan seminar dan pelatihan KTI memiliki peran penting dalam membangun budaya akademik di lingkungan perguruan tinggi. Menurutnya, karya tulis ilmiah menjadi salah satu sarana agar hasil pemikiran dan penelitian mahasiswa dapat diakses oleh masyarakat luas.
“KTI yang dipublikasikan dan dapat dibaca oleh banyak orang akan menjadi salah satu cara memperkenalkan Prodi Tadris IPA, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.
Beliau juga menyoroti pentingnya arah penelitian yang saat ini berfokus pada Sustainable Development Goals (SDGs) atau dengan tujuan pembangunan berkelanjutan. Melalui penelitian yang inovatif, mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan perekonomian berbasis masyarakat.

Selanjutnya, seminar dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber Dr. Muslimah Susilayati, M.Pd. dengan tema “Pemanfaatan Teknologi dalam Penulisan KTI IPA”. Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan bahwa teknologi memiliki peran penting dalam membantu proses penyusunan karya tulis ilmiah, mulai dari pencarian referensi, pemetaan topik penelitian, hingga analisis data.
Pemateri memperkenalkan konsep “mesin penulisan KTI model jam pasir” yang menggambarkan alur penulisan ilmiah dari pembahasan umum menuju fokus penelitian yang lebih spesifik, kemudian ditutup dengan kesimpulan yang lebih luas dan aplikatif.
Selain itu, peserta juga dikenalkan pada penggunaan aplikasi VOSviewer untuk memetakan hubungan antar topik penelitian dan menemukan celah riset sebagai dasar kebaruan penelitian. Microsoft Excel turut diperkenalkan sebagai alat untuk menyajikan data penelitian dalam bentuk tabel, diagram, dan grafik agar hasil penelitian lebih mudah dipahami.
Dalam sesi tersebut, pemateri juga menjelaskan fungsi beberapa teknologi pendukung penulisan KTI lainnya, seperti Mendeley untuk manajemen referensi, VOSviewer untuk analisis bibliometrik, Microsoft Excel untuk pengolahan data, serta teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk membantu penyusunan ide dan judul penelitian.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu memanfaatkan teknologi secara optimal dalam menyusun karya tulis ilmiah IPA yang sistematis, inovatif, dan berbasis data. Seminar ini juga menjadi langkah nyata Prodi Tadris IPA dalam menumbuhkan budaya akademik yang produktif, kreatif, dan berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan berkelanjutan.
