
Salatiga – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Tadris IPA FTIK UIN Salatiga menyelenggarakan Pelatihan Microteaching sebagai bekal bagi mahasiswa sebelum melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Microteaching FTIK pada Jumat, 5 Juni dan Sabtu, 13 Juni 2026 ini diikuti oleh 14 mahasiswa Program Studi Tadris IPA. Pelatihan tersebut menjadi salah satu persyaratan yang harus dipenuhi mahasiswa sebelum terjun langsung ke sekolah maupun masyarakat dalam program pengabdian.
Pelatihan microteaching diselenggarakan sebagai bentuk pembinaan akademik yang bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogik mahasiswa. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguasaan keterampilan dasar mengajar, mulai dari menyusun modul ajar, mengelola kelas, hingga menyampaikan materi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) secara sistematis, komunikatif, dan menarik. Dengan bekal tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mentransfer ilmu pengetahuan secara efektif ketika melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.
Pada pertemuan pertama, peserta memperoleh materi mengenai penyusunan modul ajar yang disampaikan oleh Arif Billah, M.Pd. Materi meliputi komponen modul ajar, perumusan tujuan pembelajaran, penyusunan alur kegiatan belajar, hingga prinsip-prinsip dalam merancang perangkat pembelajaran yang efektif. Proses pelatihan dikemas secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, serta penugasan penyusunan modul ajar secara berkelompok.

Modul ajar yang telah disusun kemudian menjadi dasar pelaksanaan praktik mengajar pada pertemuan kedua. Setiap kelompok diberikan kesempatan untuk menampilkan simulasi pembelajaran (microteaching) di hadapan peserta lainnya. Setelah praktik selesai, Fenny Widiyanti, M.Pd. memberikan evaluasi secara langsung berupa apresiasi, kritik, serta saran konstruktif terkait penyampaian materi, penguasaan kelas, penggunaan media pembelajaran, dan kesesuaian pelaksanaan pembelajaran dengan modul ajar yang telah disusun.
Melalui pelatihan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan berbagai kompetensi penting sebagai calon pendidik, seperti menyusun modul ajar yang berkualitas, mengelola kelas secara efektif, memilih metode pembelajaran yang sesuai, membangun komunikasi yang baik dengan peserta didik, serta menciptakan suasana belajar yang aktif dan interaktif. Seluruh peserta memperoleh kesempatan untuk mendapatkan umpan balik langsung dari narasumber sehingga dapat melakukan refleksi dan meningkatkan kualitas keterampilan mengajarnya sebelum diterjunkan ke masyarakat.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mahasiswa aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan selama sesi materi, serta menunjukkan kesungguhan ketika melaksanakan praktik microteaching. Seluruh peserta berhasil menyelesaikan simulasi mengajar dan memperoleh evaluasi langsung sebagai bekal dalam menghadapi kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Ketua panitia berharap pelatihan ini tidak hanya memberikan pemahaman secara teoritis, tetapi juga mampu membentuk mahasiswa yang siap mengimplementasikan ilmunya secara profesional di lapangan. Selain meningkatkan kemampuan mengajar, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk melatih keterampilan komunikasi, kerja sama tim, kemampuan memecahkan masalah, serta adaptasi terhadap berbagai kondisi pembelajaran yang akan ditemui selama pengabdian.
Melalui pelatihan microteaching ini, HMPS Tadris IPA FTIK UIN Salatiga menunjukkan komitmennya dalam mempersiapkan mahasiswa menjadi calon pendidik yang profesional, kompeten, dan berintegritas. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata dukungan Program Studi Tadris IPA dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan dan masyarakat sesuai dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
