WhatsApp Image 2026-08-05 at 07.46.06

Salatiga – Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Salatiga terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan. Komitmen tersebut ditandai dengan penyerahan lima dokumen strategis Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) oleh Kepala Pusat Penjaminan Mutu FTIK kepada Dekan FTIK dalam kegiatan Penyusunan Dokumen SPMI yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Salatiga di Wahid Prime Hotel, pada 3–5 Agustus 2026.

Lima dokumen yang berhasil disusun meliputi Dokumen Kebijakan Mutu, Dokumen Standar Mutu, Pedoman Penerapan Siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan), Tata Cara Pendokumentasian Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), serta Standar Melampaui Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti). Dokumen-dokumen tersebut menjadi pedoman bagi seluruh unit di lingkungan FTIK dalam mengimplementasikan sistem penjaminan mutu secara terencana, terukur, dan berkesinambungan.

Penyerahan dokumen kepada Dekan FTIK menjadi simbol penguatan tata kelola mutu di tingkat fakultas sekaligus menegaskan kesiapan FTIK dalam mengimplementasikan siklus PPEPP secara konsisten pada seluruh aspek penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi. Melalui dokumen ini, setiap program studi dan unit kerja diharapkan memiliki acuan yang sama dalam menjaga kualitas layanan akademik maupun nonakademik, serta mendorong budaya perbaikan berkelanjutan (continuous quality improvement).

Penyusunan lima dokumen strategis SPMI ini juga merupakan langkah nyata FTIK dalam mewujudkan visinya, yaitu “Menjadi pusat unggulan pendidikan, kepeloporan sains, teknologi, dan seni berbasis moderasi Islam untuk keluhuran martabat kemanusiaan pada tahun 2045.” Budaya mutu yang kuat menjadi fondasi penting untuk menghasilkan tata kelola fakultas yang unggul, adaptif, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas secara berkelanjutan.

Dekan FTIK UIN Salatiga mengapresiasi kerja keras tim penyusun yang telah menyelesaikan dokumen-dokumen strategis tersebut. Menurutnya, keberadaan dokumen SPMI tidak hanya menjadi pemenuhan aspek administratif, tetapi juga menjadi instrumen utama dalam membangun budaya mutu yang melekat pada setiap proses akademik dan tata kelola kelembagaan. Dengan implementasi yang konsisten, FTIK optimis mampu meningkatkan daya saing institusi sekaligus memberikan layanan pendidikan terbaik bagi seluruh sivitas akademika dan masyarakat.

Melalui penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal, FTIK UIN Salatiga semakin meneguhkan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas, relevan dengan perkembangan zaman, serta mampu melahirkan lulusan yang unggul, profesional, dan berkarakter sesuai dengan nilai-nilai moderasi Islam.