September 25, 2026

28 April 2026- Mahasiswa Program Studi Tadris IPA UIN Salatiga  kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah akademik nasional. Damar Akbar Wicaksono terpilih sebagai salah satu peserta yang mempresentasikan hasil penelitiannya dalam kegiatan DILTA  (Diskusi Ilmiah Dosen Tadris/ Pendidikan IPA) Seri 3.

Kegiatan ini merupakan agenda ilmiah yang diinisiasi oleh Asosiasi Dosen Tadris IPA Indonesia sebagai wadah bagi mahasiswa dan akademisi untuk berbagi hasil penelitian inovatif di bidang pendidikan dan sains. Kegiatan dilaksanakan secara daring pada hari ini dan diikuti oleh berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Damar Akbar Wicaksono memaparkan penelitiannya yang berjudul “Implementasi Bioreaktor Berbasis Microbial Fuel Cells (MFCs) dengan Pemanfaatan Mikroalga dari Kolam Budidaya Ikan”. Penelitian ini mengangkat inovasi pemanfaatan mikroalga sebagai sumber energi alternatif melalui teknologi bioreaktor berbasis MFCs yang ramah lingkungan.

Secara ilmiah, penelitian ini memiliki nilai kebaruan berupa integrasi sistem bioreaktor mikroalga dengan teknologi Microbial Fuel Cells (MFCs) yang tidak hanya berfungsi sebagai penghasil energi listrik, tetapi juga berkontribusi dalam pengolahan limbah biologis dari kolam budidaya ikan.

Adapun cara kerja sistem bioreaktor berbasis MFCs ini dimulai dari aktivitas mikroorganisme pada bagian anoda yang menguraikan bahan organik secara anaerob dan menghasilkan elektron serta ion hidrogen. Elektron yang dihasilkan kemudian ditangkap oleh elektroda anoda dan dialirkan melalui rangkaian eksternal menuju katoda. Pada bagian katoda, mikroalga melakukan proses fotosintesis yang menghasilkan oksigen. Oksigen tersebut berperan sebagai akseptor elektron dalam reaksi reduksi, sehingga memungkinkan aliran elektron berlangsung secara kontinu dan menghasilkan arus listrik.

Penelitian ini merupakan output dari matakuliah Elektrokimia Prodi Tadris IPA UIN Salatiga dengan berbasis Outcome Based Education (OBE).  Hal ini menunjukkan bahwa potensi pemanfaatan teknologi tersebut sebagai sumber energi alternatif skala kecil yang berkelanjutan sekaligus mendukung konsep ekonomi sirkular di bidang perikanan. Dari perspektif pendidikan, inovasi ini berpotensi menjadi media pembelajaran kontekstual dalam materi bioteknologi dan energi alternatif, serta mendukung pendekatan pembelajaran berbasis proyek (project-based learning).

Dalam kesempatan tersebut, Damar Akbar Wicaksono juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Asosiasi Dosen Tadris IPA Indonesia, Rektor UIN Salatiga, Prof. Dr. Zakiyuddin Baidhawy, M.Ag. Dekan FTIK UIN Salatiga, Prof. Dr. Rasimin, M.Pd, Kaprodi Tadris IPA. Dr. Peni Susapti, S.Si., M.Si., Dosen Pembimbing Dr. Khusna Widhyahrini, M.Si. dan Bapak Wahidin selaku pemilik kolam budidaya ikan yang telah memberikan dukungan dalam pelaksanaan penelitian ini.

Keikutsertaan Damar dalam forum ilmiah ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Tadris IPA UIN Salatiga mampu berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang aplikatif dan berkelanjutan. Diharapkan capaian ini dapat memotivasi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan aktif dalam kegiatan akademik di tingkat nasional maupun internasional.