
Salatiga — Program Studi Tadris IPA Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Salatiga menyelenggarakan kegiatan Finalisasi Kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) pada Selasa, 13 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya strategis untuk memastikan kurikulum Prodi Tadris IPA selaras dengan capaian pembelajaran lulusan serta tuntutan perkembangan pendidikan dan sains.
Kegiatan finalisasi kurikulum ini dipandu langsung oleh Ketua Program Studi Tadris IPA, Dr. Peni Susapti, S.Si., M.Si. Dalam sesi awal, beliau memberikan pengarahan mengenai konsep kurikulum OBE, khususnya terkait penyelarasan antara Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), hingga Sub-CPMK sebagai landasan utama dalam penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS).
Dalam pemaparannya, Dr. Peni Susapti menekankan bahwa keselarasan CPL, CPMK, dan Sub-CPMK merupakan kunci agar proses pembelajaran benar-benar berorientasi pada capaian hasil belajar mahasiswa. Ia juga menegaskan bahwa RPS beserta keterkaitannya dengan CPL, CPMK, dan Sub-CPMK menjadi tanggung jawab penuh dosen pengampu mata kuliah. Dosen tidak hanya berperan dalam menyusun dokumen perencanaan pembelajaran, tetapi juga berkewajiban mengawal pelaksanaannya secara konsisten mulai dari tahap perencanaan, proses pembelajaran di kelas, hingga evaluasi akhir pembelajaran.
Setelah sesi pengarahan, kegiatan dilanjutkan dengan kerja mandiri penyusunan RPS mata kuliah. Seluruh dosen home base Prodi Tadris IPA terlibat aktif dalam merancang dan memfinalisasi RPS sesuai prinsip OBE, dengan memperhatikan keterpaduan antara materi pembelajaran, metode, penilaian, dan capaian pembelajaran yang telah ditetapkan.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen home base Tadris IPA UIN Salatiga dan berlangsung secara partisipatif. Melalui finalisasi kurikulum OBE ini, Prodi Tadris IPA berharap dapat meningkatkan mutu pembelajaran, memperkuat keseragaman pemahaman dosen, serta menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan dunia pendidikan.
