
Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) UIN Salatiga terus berkomitmen meningkatkan kualitas akademik dan daya saing mahasiswanya. Komitmen ini diwujudkan melalui penyelenggaraan “Pelatihan Penulisan dan Publikasi Artikel Ilmiah bagi Guru, Mahasiswa, dan Alumni” yang berlangsung di Ruang Rapat Utama Gedung Ahmad Dahlan pada Jumat (24/4).
Kegiatan ini menjadi momentum penting seiring dengan rampungnya pedoman Tugas Akhir Bukan Skripsi (TABS) di lingkungan FTIK UIN Salatiga. Dalam aturan tersebut, mahasiswa yang berhasil mempublikasikan artikel di jurnal terakreditasi minimal Sinta 3 diberikan rekognisi setara tugas akhir, sehingga dapat lulus tanpa harus menyusun skripsi konvensional.
Dorongan Dekan FTIK: Peluang Emas bagi Mahasiswa
Dekan FTIK UIN Salatiga, Prof. Dr. Rasimin, M.Pd, dalam sambutan pembukaannya menekankan bahwa kebijakan TABS adalah bentuk transformasi akademik untuk merespons tantangan zaman.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan peserta memiliki draf artikel yang siap terbit di jurnal nasional scope PAUD, khususnya yang terakreditasi Sinta 3. Ini adalah jalur prestasi yang memungkinkan mahasiswa lulus menjadi sarjana PIAUD dengan karya publikasi yang diakui,” ujar Prof. Rasimin.
Sinergi Tiga Elemen: Guru, Mahasiswa, dan Alumni
Ketua Prodi PIAUD, M. Agung Hidayatulloh, M.Pd.I, menjelaskan bahwa kegiatan ini sengaja melibatkan berbagai elemen. Klasifikasi peserta yang terdiri dari guru TK/RA di Salatiga, mahasiswa aktif, serta alumni bertujuan untuk memperkuat ekosistem pendidikan anak usia dini.

“Tiga segmen ini adalah kunci akseptabilitas prodi di masyarakat. Kami ingin menciptakan sinergi agar prodi PIAUD semakin maju, berdampak, dan memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan,” ungkap Agung.
