Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Salatiga menyelenggarakan Kuliah Tamu bertajuk “Pelatihan Penggunaan NVivo dalam Analisis Data Penelitian Kualitatif” pada Kamis (6/8/2026). Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa PGMI ini berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting mulai pukul 08.30 WIB.
Kegiatan diawali dengan pembukaan yang dipandu oleh Dr. Yogi Kuncoro Adi, M.Pd. selaku pembawa acara, dilanjutkan dengan sambutan yang diwakili oleh Dr. Hesti Ariestiena, M.Pd., selaku Sekretaris Program Studi PGMI FTIK UIN Salatiga. Kuliah tamu ini menghadirkan Dr. Slamet Arifin, M.Pd., dosen Pascasarjana Pendidikan Dasar Universitas Negeri Malang (UM), sebagai narasumber, dengan Rahayu Safitri bertindak sebagai moderator.

Dalam paparannya, Dr. Slamet Arifin menjelaskan perbedaan mendasar antara penelitian kualitatif dan kuantitatif, mulai dari jenis data, sifat analisis, hingga peran peneliti sebagai instrumen utama dalam penelitian kualitatif. Ia juga memaparkan berbagai teknik pengumpulan data kualitatif, seperti wawancara, Focus Group Discussion (FGD), observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan, serta kriteria data yang berkualitas: relevan, lengkap, akurat, kredibel, konsisten, dan etis.

Salah satu bagian menarik dari materi adalah pembahasan mengenai strategi pengumpulan data secara daring, termasuk pemanfaatan platform seperti Zoom dan Google Meet, serta penggunaan AI tools seperti Otter.ai, Notta.ai, Whisper, dan Descript untuk membantu proses transkripsi wawancara sebelum data dianalisis menggunakan NVivo. Narasumber turut menekankan pentingnya kredibilitas data dan trustworthiness dalam penelitian kualitatif, serta memperkenalkan dua pendekatan coding dalam analisis data, yaitu deductive coding dan inductive coding, di mana pendekatan deduktif direkomendasikan bagi mahasiswa jenjang sarjana.
Materi pelatihan ini dinilai sangat relevan, terutama bagi mahasiswa yang tengah menyusun proposal penelitian skripsi dengan pendekatan kualitatif. Penguasaan NVivo memungkinkan mahasiswa untuk mengelola data penelitian yang kompleks dan berjumlah besar secara lebih sistematis, mulai dari proses coding, pengorganisasian tema, hingga penelusuran pola dari hasil wawancara maupun dokumentasi, tanpa harus mengandalkan analisis manual yang cenderung memakan waktu lebih lama dan rentan terhadap inkonsistensi. Dengan bekal keterampilan ini, mahasiswa diharapkan dapat menyusun proposal penelitian yang lebih terstruktur, memperkuat kredibilitas metodologi yang digunakan, sekaligus mempercepat proses penyelesaian skripsi.
Sesi tanya jawab turut mewarnai kegiatan ini, di mana peserta menunjukkan antusiasme tinggi terhadap materi yang disampaikan. Beberapa pertanyaan yang mengemuka di antaranya terkait cara memperoleh perangkat lunak NVivo, mengingat status lisensinya yang berbayar dan belum familiar bagi mahasiswa. Selain itu, muncul pula pertanyaan mengenai peluang penerapan NVivo secara lebih masif dalam penelitian skripsi mahasiswa PGMI ke depannya, mengingat selama ini analisis data kualitatif masih dilakukan secara manual. Menanggapi hal tersebut, narasumber memberikan penjelasan mengenai opsi-opsi yang dapat ditempuh mahasiswa untuk mengakses NVivo, serta mendorong agar penggunaan software ini dapat diintegrasikan lebih lanjut ke dalam kurikulum dan pembimbingan skripsi di lingkungan Prodi PGMI.

Kegiatan ini diharapkan dapat membekali mahasiswa PGMI dengan keterampilan praktis dalam menganalisis data penelitian kualitatif menggunakan NVivo, sehingga dapat menunjang penyusunan skripsi yang lebih sistematis dan berkualitas.

