Berita Mahasiswa dan alumniBerita UtamaPengabdianUncategorized

Prodi PAI FTIK UIN Salatiga Gelar Pelatihan Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembelajaran PAI Berbasis Cinta

Salatiga, 26 Agustus 2026 — Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Salatiga menyelenggarakan Pelatihan Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembelajaran PAI Berbasis Cinta pada Rabu (26/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Hotel Grand Wahid Salatiga tersebut diikuti oleh para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dari Salatiga dan sekitarnya.

Pelatihan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya Prodi PAI FTIK UIN Salatiga dalam memperkuat kompetensi guru PAI, khususnya dalam merancang dokumen perencanaan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian kompetensi akademik, tetapi juga memperhatikan aspek emosional, kemanusiaan, dan pembentukan karakter peserta didik.

Kegiatan diawali dengan registrasi peserta pada pukul 07.30 WIB, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan yang meliputi menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan Ketua Program Studi PAI, Purnomo, M.Pd.I., serta sambutan oleh Wakil Dekan I FTIK UIN Salatiga, Dr. Fatchurrohman, M.Pd.

Memasuki sesi pertama, peserta mendapatkan materi “Orientasi dan Filosofi PAI Berbasis Cinta” yang menghadirkan Dr. Rahmi Anekasari, M.Pd.I, dosen dan pakar Manajemen Pendidikan Berbasis Kurikulum Cinta. Materi tersebut membahas pengenalan konsep dasar dan filosofi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), strategi menyusun perencanaan pembelajaran yang interaktif dan mampu menyentuh sisi emosional peserta didik, serta strategi penilaian dan evaluasi pembelajaran.

Dalam sesi tersebut, peserta juga diperkenalkan pada contoh dokumen perencanaan pembelajaran PAI yang mengacu pada Permendikdasmen Nomor 1 dan Nomor 2 Tahun 2026 serta KMA Nomor 1503 Tahun 2025. Sesi dipandu oleh Abdullah Azam Almubarak, S.Pd., guru SMP Muhammadiyah Plus Salatiga, yang bertindak sebagai moderator.

Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi kelompok. Peserta diajak untuk mendiskusikan materi yang telah disampaikan serta mengidentifikasi tantangan dan kebutuhan dalam menyusun perencanaan pembelajaran PAI berbasis cinta sesuai dengan konteks satuan pendidikan masing-masing.

Pada sesi kedua yang berlangsung setelah istirahat, pelatihan berfokus pada bedah struktur dan pendampingan penyusunan dokumen pembelajaran. Materi disampaikan oleh Nur Hadi, S.Ag., M.Pd., penulis buku ajar sekaligus Kepala MAN 1 Semarang.

Sesi ini diarahkan pada praktik penyusunan berbagai perangkat pembelajaran, meliputi modul ajar, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), dan asesmen humanis. Melalui sesi pendampingan tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan dan menyempurnakan dokumen perencanaan pembelajaran yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran PAI.

Purnomo selaku Kaprodi menyampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat menjadi ruang penguatan bagi para guru PAI untuk menghadirkan pembelajaran agama yang lebih humanis, dialogis, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.

Pembelajaran PAI berbasis cinta diharapkan tidak berhenti pada penggunaan istilah atau penyusunan dokumen administratif, tetapi benar-benar tercermin dalam proses pembelajaran. Guru diharapkan mampu membangun suasana belajar yang menghadirkan kasih sayang, penghargaan terhadap peserta didik, keterbukaan, serta penanaman nilai-nilai keislaman secara kontekstual.

Comment here