BKPI UIN Salatiga Jadi Tuan Rumah Pelantikan Pengurus Cabang ABKIN se-Eks Karesidenan Semarang

Salatiga – Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Salatiga menjadi tuan rumah Pelantikan Pengurus Cabang (PC) Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN) se-Eks Karesidenan Semarang yang diselenggarakan pada Sabtu (27/6/2026) di Auditorium Student Center UIN Salatiga.

Pelantikan yang diprakarsai oleh Pengurus Daerah (PD) ABKIN Jawa Tengah tersebut dirangkaikan dengan penyelenggaraan Konferensi Internasional dan Ekspo Media Bimbingan dan Konseling, sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara organisasi profesi, perguruan tinggi, dan praktisi bimbingan dan konseling dalam meningkatkan mutu layanan BK di Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, PD ABKIN Jawa Tengah secara resmi melantik pengurus cabang dari empat daerah, yaitu Kota Salatiga, Kota Semarang, Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Kendal. Pelantikan menjadi momentum strategis untuk memperkuat kepengurusan organisasi profesi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan bimbingan dan konseling di masing-masing wilayah.

Adapun kepengurusan yang dilantik meliputi PC ABKIN Kota Salatiga yang diketuai Sapto Irawan, S.Pd., M.Pd., MCE, PC ABKIN Kota Semarang dengan ketua Dr. Heri Saptadi Ismanto, S.Pd., M.Pd., Kons., PC ABKIN Kabupaten Semarang yang dipimpin Setyo Budi Utomo, S.Pd., M.Pd., serta PC ABKIN Kabupaten Kendal yang diketuai Heru Teguh Prasetyo, S.Pd., M.Pd.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran Pengurus Daerah ABKIN Jawa Tengah, para pengurus cabang yang baru dilantik, akademisi, guru Bimbingan dan Konseling, serta mahasiswa BKPI UIN Salatiga. Kehadiran para pengurus baru mencerminkan semangat bersama untuk membawa perubahan dan memperkuat profesionalisme layanan bimbingan dan konseling di daerah masing-masing.

Ketua PD ABKIN Jawa Tengah, Kusnarto Kurniawan, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa kepengurusan ABKIN memiliki tanggung jawab besar dalam mengembangkan organisasi profesi sekaligus meningkatkan kompetensi guru Bimbingan dan Konseling.

“Pengurus ABKIN harus memahami peran dan fungsinya sebagai penggerak organisasi profesi. Tugas utama yang diemban adalah meningkatkan kualitas ABKIN di masing-masing daerah melalui penguatan kompetensi anggota, pengembangan organisasi, serta peningkatan mutu layanan bimbingan dan konseling kepada masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kusnarto menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan awal dari amanah profesional yang harus diwujudkan melalui kerja nyata.

“Pelantikan bukanlah sekadar seremoni administratif. Pelantikan merupakan momentum transformasi, dari bekerja sebagai individu menjadi bekerja dalam satu kesatuan organisasi profesi. Di sinilah identitas sebagai guru BK dan konselor diwujudkan dalam tindakan nyata, pengetahuan profesional dibangun melalui sistem organisasi, dan martabat profesi dijaga melalui komitmen bersama,” tegasnya.

Melalui pelantikan ini, PD ABKIN Jawa Tengah berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan berbagai program yang berdampak bagi peningkatan kualitas layanan bimbingan dan konseling, memperkuat jejaring antardaerah, serta memberikan pendampingan profesional kepada para guru BK dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan yang terus berkembang.

Sebagai penyelenggara, Program Studi BKPI FTIK UIN Salatiga menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis organisasi profesi dalam pengembangan keilmuan, peningkatan kompetensi guru BK, serta penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah, dan ABKIN. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan layanan bimbingan dan konseling yang semakin profesional, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan pendidikan di era transformasi digital.