Magelang – Sebanyak 32 guru MTs Negeri 5 Magelang mengikuti kegiatan Pendampingan Madrasah Inklusi: Penanganan Siswa ABK oleh Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam UIN Salatiga Inklusi Sabtu, 23 Mei 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Mts Negeri 5 Magelang Jawa Tengah.

Dalam kegiatan tersebut, hadir sebagai narasumber utama Dr. Lilik Sriyanti, M.Si (Dosen BKPI UIN Salatiga dan Pendiri Talenta Kids Salatiga) yang menyampaikan materi tentang pengalaman praktis pendampingan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di sekolah. Peserta mendapatkan wawasan langsung mengenai strategi menghadapi berbagai karakteristik ABK serta model layanan yang efektif di madrasah.

Materi berikutnya disampaikan oleh Dr. Wahidin, M.Pd (Ketua Program Studi BKPI UIN Salatiga) yang memaparkan konsep pendidikan inklusi serta teknik identifikasi dan asesmen ABK di sekolah. Dalam pemaparannya, Dr. Wahidin menekankan pentingnya pemahaman guru dalam mengenali kebutuhan individual siswa agar pembelajaran dapat berlangsung optimal dan berkeadilan.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat berbasis program studi yang dilakukan oleh Prodi BKPI UIN Salatiga pada tahun 2026 . Kepala MTs Negeri 5 Magelang mengapresiasi kegiatan ini karena madrasah saat ini bergerak menuju ke Madrasah Inklusi dan sudah memiliki 5 siswa ABK dengan kategori Tuna Daksa, Tuna Runggu, Tuna Netra, Slow Lener. Pihak madrasah berharap seluruh guru dapat mengimplementasikan pendidikan inklusi dengan baik sesuai dengan mapel yang mereka ampu
.
