{"id":664,"date":"2026-06-27T13:52:40","date_gmt":"2026-06-27T06:52:40","guid":{"rendered":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/tipa\/?p=664"},"modified":"2026-06-27T13:52:40","modified_gmt":"2026-06-27T06:52:40","slug":"mahasiswa-tadris-ipa-ftik-uin-salatiga-kaji-budidaya-vanili-melalui-pendekatan-etnosains","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/tipa\/mahasiswa-tadris-ipa-ftik-uin-salatiga-kaji-budidaya-vanili-melalui-pendekatan-etnosains\/","title":{"rendered":"Mahasiswa Tadris IPA FTIK UIN Salatiga Kaji Budidaya Vanili melalui Pendekatan Etnosains"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"745\" height=\"594\" src=\"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/tipa\/wp-content\/uploads\/sites\/14\/2026\/06\/image.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-665\" srcset=\"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/tipa\/wp-content\/uploads\/sites\/14\/2026\/06\/image.png 745w, https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/tipa\/wp-content\/uploads\/sites\/14\/2026\/06\/image-300x239.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 745px) 100vw, 745px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salatiga \u2013 Mahasiswa Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Salatiga melaksanakan observasi lapangan mengenai budidaya vanili sebagai bagian dari implementasi pembelajaran Mata Kuliah Etnosains yang dilaksanakan di bawah bimbingan Isna Avif Nurain, M.Pd. Kegiatan yang mengusung tema &#8220;Menggali Sains Lokal&#8221; ini bertujuan mengeksplorasi pengetahuan masyarakat, menghubungkannya dengan konsep-konsep sains modern, serta mengembangkan pemanfaatannya sebagai sumber belajar dalam pembelajaran IPA.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Observasi dilaksanakan pada 10 Mei 2026 di P4S Vanili Kemuning Garden Farm, Kabupaten Semarang, yang dikelola oleh Susfi Jariyanto. Melalui observasi dan wawancara langsung dengan petani, mahasiswa mempelajari berbagai praktik budidaya vanili, khususnya proses penyerbukan manual yang telah dilakukan secara turun-temurun oleh masyarakat setempat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hasil kajian menunjukkan bahwa petani menerapkan teknik penyerbukan manual yang dikenal dengan istilah lokal &#8220;ngawinke vanili&#8221;. Teknik ini dilakukan menggunakan alat sederhana berupa lidi dan jarum untuk membantu memindahkan serbuk sari ke kepala putik sehingga proses penyerbukan dapat berlangsung secara optimal. Praktik tersebut menjadi salah satu bentuk kearifan lokal yang lahir dari pengalaman panjang masyarakat dalam membudidayakan tanaman vanili.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mahasiswa kemudian menghubungkan praktik tersebut dengan konsep-konsep biologi modern, khususnya pada materi reproduksi tumbuhan. Proses penyerbukan manual yang dilakukan petani mencerminkan mekanisme perpindahan serbuk sari menuju kepala putik sebagai tahapan penting dalam proses pembuahan. Selain itu, mahasiswa juga menemukan bahwa petani memahami struktur bunga vanili melalui istilah-istilah lokal, seperti &#8220;puput&#8221; dan &#8220;pusar&#8221;, yang merepresentasikan bagian-bagian organ reproduksi tumbuhan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak hanya pada aspek reproduksi tumbuhan, praktik budidaya vanili juga menunjukkan keterkaitan dengan konsep ekologi dan mikrobiologi. Petani memanfaatkan jamur Trichoderma yang dikembangkan pada media rumpun bambu sebagai agen pengendali hayati untuk menekan serangan jamur patogen Fusarium. Pemanfaatan mikroorganisme tersebut menunjukkan bahwa praktik pertanian tradisional telah menerapkan prinsip pengendalian hayati yang sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan modern.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui observasi lapangan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam mengidentifikasi keterkaitan antara pengetahuan lokal dengan konsep-konsep ilmiah yang dipelajari di bangku perkuliahan. Pendekatan etnosains memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memahami bahwa praktik masyarakat tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga mengandung prinsip-prinsip sains yang dapat dijelaskan secara ilmiah dan dimanfaatkan sebagai sumber belajar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan ini merupakan implementasi pembelajaran Mata Kuliah Etnosains di Program Studi Tadris IPA FTIK UIN Salatiga yang dilaksanakan di bawah bimbingan Isna Avif Nurain, M.Pd. Melalui kajian budidaya vanili, mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang mengintegrasikan biologi, ekologi, dan mikrobiologi dengan pengetahuan lokal masyarakat. Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam mengembangkan pembelajaran IPA yang berbasis potensi daerah, sekaligus memperkuat apresiasi terhadap inovasi masyarakat dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salatiga \u2013 Mahasiswa Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"class_list":["post-664","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/tipa\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/664","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/tipa\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/tipa\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/tipa\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/tipa\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=664"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/tipa\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/664\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":666,"href":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/tipa\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/664\/revisions\/666"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/tipa\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=664"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/tipa\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=664"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/tipa\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=664"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}