{"id":649,"date":"2026-06-26T09:04:49","date_gmt":"2026-06-26T02:04:49","guid":{"rendered":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/tipa\/?p=649"},"modified":"2026-06-26T10:27:48","modified_gmt":"2026-06-26T03:27:48","slug":"belajar-fisika-dari-rumah-joglo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/tipa\/belajar-fisika-dari-rumah-joglo\/","title":{"rendered":"Mengungkap Rahasia Rumah Joglo melalui Konsep Fisika: Kearifan Lokal sebagai Media Pembelajaran IPA"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-650 alignleft\" src=\"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/tipa\/wp-content\/uploads\/sites\/14\/2026\/06\/jgl-1-300x199.jpeg\" alt=\"\" width=\"326\" height=\"216\" srcset=\"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/tipa\/wp-content\/uploads\/sites\/14\/2026\/06\/jgl-1-300x199.jpeg 300w, https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/tipa\/wp-content\/uploads\/sites\/14\/2026\/06\/jgl-1.jpeg 339w\" sizes=\"auto, (max-width: 326px) 100vw, 326px\" \/><br \/>\nSalatiga \u2013 Kearifan lokal Indonesia menyimpan banyak pengetahuan yang dapat dijelaskan melalui pendekatan ilmiah. Salah satunya adalah konstruksi Rumah Joglo, rumah adat khas Jawa yang dikenal memiliki ketahanan terhadap guncangan berkat sistem sambungan kayu <em>mortise and tenon<\/em> atau pasak dan lubang kayu. Fenomena tersebut menjadi salah satu contoh bagaimana budaya lokal dapat menjadi sumber belajar dalam memahami konsep getaran dan gelombang pada pembelajaran IPA.<\/p>\n<p>Kajian ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran Mata Kuliah Etnosains di Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Salatiga yang dilaksanakan di bawah bimbingan Isna Avif Nurain, M.Pd. Melalui tema &#8220;Menggali Sains Lokal&#8221;, mahasiswa diajak mengeksplorasi berbagai kearifan lokal di Salatiga, kemudian mengaitkannya dengan konsep-konsep sains modern yang dipelajari di bangku perkuliahan sebagai upaya menghadirkan pembelajaran IPA yang lebih kontekstual dan bermakna.<\/p>\n<p>Dalam kajian tersebut, mahasiswa mengidentifikasi bahwa sistem sambungan <em>mortise and tenon<\/em> bekerja dengan cara menghubungkan bagian kayu yang menonjol (<em>tenon<\/em>) ke dalam lubang kayu (<em>mortise<\/em>), kemudian diperkuat menggunakan pasak kayu. Konstruksi ini menghasilkan struktur yang kuat sekaligus lentur sehingga mampu mendistribusikan gaya secara lebih merata ketika bangunan menerima beban maupun getaran.<\/p>\n<p>Dari perspektif fisika, konsep tersebut berkaitan erat dengan materi getaran dan gelombang. Ketika terjadi gempa bumi, gelombang seismik merambat melalui permukaan bumi dan menyebabkan bangunan ikut bergetar. Sifat elastis kayu serta fleksibilitas sambungan memungkinkan struktur Rumah Joglo beradaptasi terhadap getaran sehingga sebagian energi dapat diredam dan tidak langsung terkonsentrasi pada satu titik. Inilah yang menjadikan rumah tradisional berbahan kayu memiliki kemampuan yang baik dalam menghadapi guncangan dibandingkan struktur yang terlalu kaku.<\/p>\n<p>Meski demikian, ketahanan suatu bangunan tidak hanya ditentukan oleh jenis sambungan. Faktor kualitas material kayu, desain konstruksi, pondasi, kondisi lingkungan, hingga teknik pemasangan tetap menjadi aspek penting dalam menentukan kekuatan bangunan secara keseluruhan. Oleh karena itu, sistem <em>mortise and tenon<\/em> bukan berarti membuat Rumah Joglo sepenuhnya tahan gempa, melainkan memiliki karakteristik yang mampu mengurangi dampak getaran secara efektif.<\/p>\n<p>Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori IPA di ruang kelas, tetapi juga mengembangkan kemampuan mengidentifikasi konsep-konsep ilmiah yang terkandung dalam budaya dan kehidupan masyarakat. Pendekatan etnosains menjadi jembatan antara pengetahuan lokal (<em>indigenous knowledge<\/em>) dengan sains modern, sehingga pembelajaran IPA menjadi lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari sekaligus memperkuat apresiasi terhadap kekayaan budaya Indonesia.<\/p>\n<p>Kegiatan ini merupakan implementasi pembelajaran Mata Kuliah Etnosains di Program Studi Tadris IPA FTIK UIN Salatiga yang dilaksanakan di bawah bimbingan Isna Avif Nurain, M.Pd. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dibekali kemampuan untuk mengeksplorasi kearifan lokal, mengkajinya berdasarkan perspektif sains modern, serta mengembangkan pemanfaatannya sebagai sumber belajar dalam pembelajaran IPA yang kontekstual, inovatif, dan berbasis budaya. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memahami konsep-konsep sains secara teoretis, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan pengetahuan lokal sebagai upaya melestarikan budaya sekaligus memperkaya praktik pembelajaran IPA.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salatiga \u2013 Kearifan lokal Indonesia menyimpan banyak pengetahuan yang dapat dijelaskan melalui pendekatan ilmiah. Salah<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"class_list":["post-649","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/tipa\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/649","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/tipa\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/tipa\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/tipa\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/tipa\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=649"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/tipa\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/649\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":660,"href":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/tipa\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/649\/revisions\/660"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/tipa\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=649"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/tipa\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=649"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/tipa\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=649"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}