
SALATIGA, FTIK – Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Salatiga sukses menyelenggarakan acara perdana Talkshow Online Tadarus PIAUD Sesi I pada Selasa (24/2). Mengangkat tema “Seni Mengajarkan Puasa pada Anak Usia Dini”, kegiatan yang berlangsung melalui media Zoom Meeting ini menjadi wadah diskusi ilmiah sekaligus praktis bagi para orang tua dan praktisi pendidikan.
Berbasis Riset: Tantangan Puasa bagi Anak
Acara diawali dengan paparan hasil mini riset yang dilakukan oleh Tim Prodi PIAUD FTIK UIN Salatiga beberapa bulan lalu. Sri Marwiyati, M.Pd., Dosen PIAUD UIN Salatiga yang bertindak sebagai pemandu acara, mengungkapkan fakta bahwa sekitar 80% anak usia dini masih menunjukkan keengganan saat diminta menjalankan ibadah puasa.
“Potret ini menjadi pijakan penting bagi kami untuk mengupas lebih tajam bagaimana strategi yang tepat agar nilai-nilai ibadah dapat diterima dengan baik oleh anak tanpa unsur paksaan,” ujar Sri Marwiyati.
Perspektif Alumni dan Akademisi
Sebagai narasumber utama, tim menghadirkan Atika Muallifah, M.Pd., sosok inspiratif yang merupakan Alumni PIAUD UIN Salatiga angkatan 2018 yang kini mengabdi sebagai Dosen PAUD di Universitas Ivet Semarang. Atika menjelaskan bahwa secara psikologis, anak berada pada tahap perkembangan pra-operasional.
Dalam paparannya, Atika membagikan beberapa strategi konkret:
Bahasa Konkret: Menggunakan komunikasi yang nyata dan sederhana yang mudah dipahami anak.
Metode Puasa Sambung: Mengenalkan puasa secara bertahap sesuai kemampuan fisik anak.
Partisipasi Aktif: Melibatkan anak dalam pengambilan keputusan terkait durasi dan aktivitas puasa.
Penguatan Positif (Reward): Memberikan apresiasi atas usaha yang telah dilakukan anak.
Selain itu, aspek semantik atau pemaknaan puasa dapat dikenalkan melalui pelibatan langsung dalam aktivitas sosial seperti berbagi takjil, tadarus, tarawih, serta penyampaian kisah-kisah islami yang menggugah karakter.
Upaya Mempertahankan Akreditasi Unggul
Ketua Prodi PIAUD UIN Salatiga, M. Agung Hidayatullah, M.Pd.I., dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari genealogi upaya prodi dalam memberikan nilai tambah selama bulan suci Ramadan.
“Ramadan selalu membawa nilai transendental. Kami mencoba membuat terobosan positif untuk mengisi waktu menjelang buka puasa. Selain sebagai syiar, acara ini adalah salah satu instrumen kami untuk mempertahankan predikat Akreditasi Unggul yang telah diraih prodi,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Prodi PIAUD UIN Salatiga, Dr. MS Viktor Purhanudin, M.Pd., menyatakan komitmen prodi untuk menjalin kolaborasi yang lebih luas pada sesi-sesi berikutnya. “Kami berencana merangkul IGTKI dan IGRA sebagai narasumber guna mengulas topik-topik kontekstual yang berdampak luas bagi masyarakat pendidikan anak usia dini,” tambah Dr. Viktor.
Acara yang dikelola secara kolaboratif bersama mahasiswa PIAUD, Sherfina dan Yuniza, ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, orang tua, hingga praktisi PAUD se-Jawa Tengah. Melalui kegiatan ini, FTIK UIN Salatiga kembali menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan yang responsif terhadap isu-isu pendidikan di masyarakat.
Offical Account
Email: [email protected]
Instagram: @hmpspiauduinsalatiga
Tiktok: @hmpspiauduinsalatiga
Youtube: PIAUD UIN SALATIGAOffical
