PENUTUPAN OPEN SPACE 2026

Pada hari Jumat, 16 Oktober 2026, bertempat di Auditorium Lantai 3 UIN Salatiga, telah dilaksanakan kegiatan Penutupan Open Space HMPS PGMI dengan tema: “Dari Ruang Kelas ke Ruang Baca untuk Generasi Kritis” dan mengangkat topik “Menata Langkah Menjadi Guru Profesional di Masa Depan”. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa PGMI sebagai bagian dari upaya mengembangkan wawasan, kemampuan berpikir kritis, serta kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan profesi guru pada masa depan.Kegiatan penutupan Open Space bertujuan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya mempersiapkan diri menjadi guru profesional sejak masa perkuliahan. Kegiatan ini sekaligus menjadi penutup rangkaian Open Space yang telah dilaksanakan dalam empat kali pertemuan, terdiri atas dua pertemuan diskusi terbuka mengenai berbagai persoalan pendidikan dan dua pertemuan bedah buku.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Panitia, Naziva Tuhfatul Atfal. Dalam sambutannya, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian kegiatan Open Space sejak pembukaan hingga penutupan. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda pada periode kepengurusan saat ini, tetapi dapat terus berlanjut pada periode berikutnya. Ia juga menyampaikan bahwa topik penutupan menjadi pengingat bagi mahasiswa sebagai calon pendidik untuk terus belajar, membangun karakter, serta mengembangkan pemikiran yang terbuka dan kritis. Sejalan dengan tema Open Space, ia menekankan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui diskusi, kegiatan membaca, dan keberanian dalam menelaah berbagai persoalan pendidikan. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Neisya Agustin Himatul Karimah selaku Ketua Umum HMPS PGMI. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa tema Open Space sangat relevan dengan program studi PGMI, khususnya dalam mempersiapkan mahasiswa menjadi calon pendidik yang profesional. Ia berharap kegiatan Open Space dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan tidak berhenti pada periode kepengurusan saat ini. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan baik serta memperhatikan materi yang disampaikan. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa menjadi guru bukan hanya tentang mempersiapkan diri untuk mengajar pada hari ini, tetapi juga tentang mempersiapkan diri untuk masa depan.

Memasuki sesi inti, pemaparan materi disampaikan oleh Ibu Sri Marwiyati, M.Pd. dengan topik “Menata Langkah Menjadi Guru Profesional di Masa Depan”. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa mahasiswa tidak seharusnya memandang rendah profesi guru, termasuk guru pada jenjang taman kanak-kanak, maupun hanya berfokus pada besarnya gaji. Beliau mengingatkan pentingnya memahami nilai keberkahan dalam profesi guru serta mempersiapkan diri untuk menjadi pendidik yang profesional. Persiapan tersebut tidak dimulai ketika seseorang telah menjadi guru, melainkan sejak masih menjadi mahasiswa melalui pembiasaan dan pengembangan diri secara berkelanjutan. Beliau memaparkan lima langkah dalam menata masa depan sebagai calon guru profesional. Pertama, mengenali diri dengan memahami potensi, minat, kekuatan, dan aspek yang perlu dikembangkan. Kedua, menguatkan mental melalui kedisiplinan, keberanian, dan kepercayaan diri. Ketiga, memahami peserta didik, meliputi karakteristik, tahap perkembangan, serta kebutuhan belajarnya. Keempat, menjadi pribadi yang kreatif dan adaptif dalam menciptakan pembelajaran yang bermakna. Kelima, mempersiapkan diri secara profesional melalui pengembangan kompetensi, penambahan pengalaman, dan penerapan etika profesi. Melalui materi tersebut, mahasiswa diharapkan mampu memahami bahwa menjadi guru profesional membutuhkan proses persiapan yang berkelanjutan. Mahasiswa perlu memanfaatkan masa perkuliahan untuk mengembangkan kemampuan diri, memperkuat mental, memahami karakteristik peserta didik, serta meningkatkan kompetensi dan sikap profesional sebagai bekal menghadapi dunia pendidikan.

Kegiatan penutupan Open Space menjadi momentum refleksi atas seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan. Melalui diskusi terbuka dan bedah buku pada pertemuan sebelumnya, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk bertukar gagasan, memperluas wawasan, dan membangun pola pikir kritis terhadap berbagai persoalan pendidikan. Materi penutupan kemudian memperkuat pemahaman tersebut dengan mengarahkan mahasiswa pada langkah konkret dalam mempersiapkan diri menjadi guru profesional di masa depan. Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan semangat berdiskusi dan membaca tidak berhenti pada penutupan Open Space, tetapi terus tumbuh dalam kehidupan akademik mahasiswa. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah awal bagi mahasiswa PGMI untuk terus mengembangkan diri menjadi generasi yang kritis, adaptif, bertanggung jawab, dan siap menjalankan profesi guru secara profesional.

Demikian Berita Acara Pelaksanaan Kegiatan Penutupan Open Space HMPS PGMI ini dibuat sebagai bentuk pertanggungjawaban dan dokumentasi atas terlaksananya kegiatan. Berita acara ini dibuat dengan sebenar-benarnya agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.