EDUCARE WORKSHOP PGMI 2026

Pada hari Kamis, 16 Juli 2026, bertempat di Auditorium Lantai 3 Gedung Ahmad Dahlan FTIK UIN Salatiga, telah dilaksanakan Educare Workshop PGMI 2026 dengan Tema: “Peningkatan Kompetensi Guru Inklusif: Terampil Teknologi, Beretika, Siap Mendampingi Anak Berkebutuhan Khusus, dan Mengembangkan Modul Ajar.” Kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa PGMI dengan keterampilan memanfaatkan teknologi pembelajaran, menerapkan etika profesi guru, mendampingi anak berkebutuhan khusus, serta mengembangkan modul ajar sesuai karakteristik peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam melaksanakan program PGMI Mengabdi secara profesional, adaptif, dan berdampak positif bagi lingkungan sekolah.

Acara diawali dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan pembukaan oleh MC, pembacaan Gema Wahyu Ilahi, menyanyikan Indonesia Raya dan Mars UIN Salatiga, serta sambutan dari Ketua Panitia Nabila Hisana Putri menyampaikan harapan besar agar peserta memperoleh pengalaman dan bekal dalam menghadapi dunia pendidikan sehingga siap mengabdi di madrasah. Ketua Umum HMPS PGMI Neisya Agustin Himatul Karimah mengaskan bahwa “mengabdi tidak perlu menunggu menjadi guru, tetapi dapat dimulai sejak mahasiswa melalui proses belajar dan pengalaman pengabdian. Sementara itu, Kaprodi PGMI Ibu Wulan Izzatul Himmah, M. Pd. menyampaikan bahwa “workshop ini menjadi bekal awal bagi mahasiswa untuk menghadapi berbagai karakter peserta didik di sekolah, termasuk sekolah inklusif, sehingga perlu dibekali kemampuan teknologi pembelajaran, etika profesi guru, pendampingan anak berkebutuhan khusus, serta pengembangan modul ajar.” Acara terakhir yaitu doa dan penutup, dilanjutkan sesi foto bersama.

Memasuki sesi inti, materi pertama disampaikan oleh Dr. Yogi Kuncoro Adi, M.Pd. mengenai pengembangan modul ajar dan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Peserta memperoleh wawasan mengenai penyusunan modul ajar yang sesuai dengan karakteristik peserta didik serta pemanfaatan media digital untuk mendukung proses pembelajaran. Setelah itu dilaksanakan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Materi kedua disampaikan oleh Dr. Lilik Sriyanti, M.Si. dengan tema penanganan anak berkebutuhan khusus (ABK) dan etika guru di sekolah. Materi membahas strategi pendampingan peserta didik berkebutuhan khusus, pentingnya menciptakan pembelajaran yang inklusif, serta sikap profesional yang harus dimiliki seorang guru. Sesi kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab antara narasumber dan peserta.

Sebagai bentuk implementasi materi, peserta dibagi menjadi tiga kelompok dan masing-masing memperoleh satu studi kasus untuk dianalisis serta dipraktikkan melalui simulasi di depan peserta lainnya. Setelah seluruh kelompok selesai melakukan simulasi, Dr. Lilik Sriyanti, M.Si. memberikan evaluasi, masukan, dan penguatan terhadap penyelesaian setiap studi kasus. Kegiatan praktik kemudian ditutup dengan ice breaking berbasis teknologi sebagai contoh penerapan media digital yang interaktif dalam pembelajaran. Setelah rangkaian workshop selesai, dilaksanakan penyerahan sertifikat kepada kedua narasumber sebagai bentuk apresiasi atas ilmu yang telah diberikan. Acara kemudian ditutup oleh MC dan diakhiri dengan sesi foto bersama. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Technical Meeting yang dipandu oleh Divisi Sosial Keagamaan (Sosgam) sebagai pembekalan teknis bagi peserta sebelum pelaksanaan program PGMI Mengabdi.

Kegiatan Educare Workshop PGMI 2026 berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh antusiasme. Melalui workshop ini, peserta diharapkan memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang dapat diterapkan saat melaksanakan pengabdian maupun ketika menjadi pendidik profesional di Madrasah Ibtidaiyah.