Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) menyambut baik peresmian Turkiye Corner yang dilakukan oleh Tugba Turkoglu, pakar dalam bidang Sejarah Peradaban Islam dan Studi Perbandingan antara Modernisme dan Pemikiran Islam. Beliau juga menjabat sebagai Kepala Departemen Bahasa Inggris di Istanbul Foundation for Science and Culture.
Acara peresmian yang digelar di Perpustakaan UIN Salatiga ini turut dihadiri oleh Rektor UIN Salatiga, Prof. Dr. Zakiyuddin, M.Ag.; para dekan dari berbagai fakultas; serta Kepala Perpustakaan UIN Salatiga, Dr. Wiji Suwarno, M.Hum.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Salatiga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Turkiye Corner sebagai bentuk kolaborasi internasional yang memperkaya atmosfer akademik kampus.
“Turkiye Corner adalah wujud nyata kerja sama lintas negara yang membawa manfaat langsung bagi pengembangan wawasan keislaman dan keilmuan mahasiswa serta dosen,” ujar Prof. Dr. Zakiyuddin, M.Ag.
Tugba Turkoglu juga mengungkapkan harapannya agar Turkiye Corner menjadi ruang dialog lintas budaya dan pengetahuan.
“Saya berharap koleksi ini tidak hanya menjadi referensi, tetapi juga jembatan pemahaman antara pemikiran Islam klasik, modernisme, dan realitas kontemporer,” tutur Tugba Turkoglu.
Turkiye Corner menyediakan koleksi literatur dan referensi tentang Turki, mulai dari sejarah, kebudayaan, pendidikan, hingga pemikiran keislaman. Keberadaan sudut literasi ini menjadi bagian dari upaya strategis Perpustakaan UIN Salatiga, bersama universitas, untuk memperkaya layanan dan bahan pustaka yang mendukung pembelajaran lintas disiplin.
Kepala Perpustakaan, Dr. Wiji Suwarno, M.Hum., menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus menambah koleksi dan menjalin kerja sama internasional lainnya.
“Perpustakaan akan terus berbenah, baik dari sisi koleksi maupun jejaring. Turkiye Corner adalah awal yang baik,” ujarnya.
Menanggapi hal ini, Dekan FTIK, Prof. Dr. Mansur, M.Ag., menyatakan kesiapan fakultas untuk menindaklanjuti kerja sama tersebut karena relevansinya dengan kurikulum dan pengembangan akademik di lingkungan FTIK.
“Kami siap mendukung dan menindaklanjuti kerja sama ini sebagai bagian dari penguatan kurikulum yang bernuansa internasional dan sesuai dengan kebutuhan zaman,” ungkap Prof. Dr. Mansur, M.Ag.
