{"id":900,"date":"2026-07-06T06:38:24","date_gmt":"2026-07-06T06:38:24","guid":{"rendered":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/bkpi\/?p=900"},"modified":"2026-07-06T06:38:24","modified_gmt":"2026-07-06T06:38:24","slug":"perkuat-kompetensi-soft-skills-mahasiswa-prodi-bkpi-uin-salatiga-gelar-camp-counseling-berbasis-pelatihan-konseling-dan-outdoor-learning","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/bkpi\/perkuat-kompetensi-soft-skills-mahasiswa-prodi-bkpi-uin-salatiga-gelar-camp-counseling-berbasis-pelatihan-konseling-dan-outdoor-learning\/","title":{"rendered":"Perkuat Kompetensi Soft Skills Mahasiswa, Prodi BKPI UIN Salatiga Gelar Camp Counseling Berbasis Pelatihan Konseling dan Outdoor Learning"},"content":{"rendered":"<p><strong>Salatiga<\/strong> \u2013 Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Salatiga terus berupaya mencetak calon konselor profesional yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi praktis dan keterampilan interpersonal yang kuat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan <strong>Camp <\/strong>Counseling yang berlangsung pada 4\u20135 Juli 2026 di Aula FTIK UIN Salatiga dan Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang.<\/p>\n<p>Kegiatan yang diikuti oleh 135 mahasiswa BKPI dengan pendampingan tujuh dosen dan tenaga kependidikan ini dirancang sebagai wahana penguatan <em>soft skills<\/em> sekaligus pembekalan mahasiswa dalam menghadapi implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang akan dimulai pada pekan kedua Juli 2026.<\/p>\n<p>Mengusung konsep pembelajaran terpadu antara pelatihan profesional dan pengalaman lapangan (<em>experiential learning<\/em>), <em>Camp Counseling<\/em> menghadirkan pelatihan Konseling dengan Pendekatan Emotional Freedom Technique (EFT) yang dipadukan dengan kegiatan <em>camping<\/em>, penguatan kemampuan bertahan hidup (<em>survival skills<\/em>), serta pembentukan karakter melalui aktivitas kolaboratif di alam terbuka.<\/p>\n<p>Pada hari pertama, mahasiswa mengikuti pelatihan intensif mengenai pendekatan konseling Emotional Freedom Technique (EFT) yang dipandu oleh praktisi sekaligus akademisi dari Edupotensi, Dr. Gian Sugiana Sugara, M.Pd., Kons. dan Muhammad Muhajirin, M.Pd., Kons.. Tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual mengenai EFT sebagai salah satu pendekatan konseling modern, peserta juga terlibat secara aktif dalam berbagai sesi simulasi dan praktik konseling.<\/p>\n<p>Pelatihan dirancang dengan metode partisipatif sehingga mahasiswa tidak sekadar menerima materi, tetapi secara langsung mempraktikkan keterampilan konseling melalui simulasi bergantian sebagai konselor maupun konseli. Pendekatan tersebut memberikan pengalaman autentik dalam membangun komunikasi empatik, mengidentifikasi permasalahan, hingga menerapkan teknik-teknik EFT dalam proses konseling.<\/p>\n<p>Usai sesi pelatihan di kampus, seluruh peserta melanjutkan kegiatan di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Suasana alam terbuka dimanfaatkan sebagai media pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan adaptasi, kepemimpinan, dan kerja sama tim. Berbagai aktivitas seperti dinamika kelompok, pentas seni yang dipadukan dengan api unggun, serta kegiatan memasak bersama menjadi sarana membangun solidaritas sekaligus melatih keterampilan bertahan hidup.<\/p>\n<p>Memasuki hari kedua, kegiatan diawali dengan senam pagi yang dilanjutkan dengan berbagai permainan <em>outbound<\/em>. Melalui aktivitas tersebut, mahasiswa didorong untuk mengembangkan kemampuan berkolaborasi, membangun komunikasi yang efektif, meningkatkan kepercayaan antartim, serta mengasah kemampuan menyelesaikan masalah secara bersama-sama. Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi kompetensi penting yang harus dimiliki oleh calon guru bimbingan dan konseling maupun konselor profesional.<\/p>\n<p>Ketua Program Studi BKPI UIN Salatiga, Dr. Wahidin, M.Pd., menjelaskan bahwa penyelenggaraan <em>Camp Counseling<\/em> merupakan bagian dari strategi program studi dalam menyiapkan mahasiswa menghadapi tantangan dunia kerja dan implementasi MBKM.<\/p>\n<p>&#8220;Calon konselor tidak cukup hanya menguasai teori. Mereka harus memiliki keterampilan praktik, kemampuan beradaptasi, kepemimpinan, komunikasi interpersonal, serta mampu bekerja sama dalam berbagai situasi. Karena itu, <em>Camp Counseling<\/em> kami rancang untuk mengintegrasikan penguatan kompetensi akademik dan nonakademik sebagai bekal mahasiswa sebelum mengikuti program MBKM,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Menurutnya, pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman seperti ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi secara lebih utuh. Selain meningkatkan keterampilan konseling, mahasiswa juga belajar membangun karakter, kemandirian, serta kepedulian sosial yang menjadi bagian penting dari profesi konselor.<\/p>\n<p>Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelaksanaan kegiatan. Mahasiswa mengikuti setiap sesi dengan penuh semangat dan aktif berpartisipasi dalam berbagai aktivitas, baik selama pelatihan di kelas maupun kegiatan di alam terbuka.<\/p>\n<p>Salah seorang peserta, M. Sahrul, mengaku memperoleh banyak pengalaman baru melalui kegiatan tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Kami merasa sangat senang mengikuti <em>Camp Counseling<\/em>. Materi yang disampaikan narasumber sangat menarik karena langsung dipraktikkan. Kegiatan <em>outdoor<\/em> juga membuat kami semakin kompak, saling mengenal, dan lebih akrab dengan teman-teman satu angkatan. Ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan sekaligus menambah bekal kami sebagai calon konselor,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Melalui penyelenggaraan <em>Camp Counseling<\/em>, Program Studi BKPI UIN Salatiga kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan inovasi pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan profesi bimbingan dan konseling. Integrasi antara penguasaan keilmuan, keterampilan praktik, dan penguatan karakter diharapkan mampu melahirkan lulusan yang profesional, adaptif, serta siap memberikan layanan bimbingan dan konseling yang berkualitas di berbagai satuan pendidikan maupun masyarakat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salatiga \u2013 Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Salatiga terus berupaya mencetak calon [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-900","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-akademik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/bkpi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/900","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/bkpi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/bkpi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/bkpi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/bkpi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=900"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/bkpi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/900\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":901,"href":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/bkpi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/900\/revisions\/901"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/bkpi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=900"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/bkpi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=900"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tarbiyah.uinsalatiga.ac.id\/bkpi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=900"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}